Selasa, 09 Maret 2021

BM Al ITQON dan SOLO PEDULI Bantu Recovery banjir di Kalimantan Selatan

 



BM Al ITQON dan SOLO PEDULI Bantu Recovery banjir di Kalimantan Selatan.
Kalimantan (5/03)- Lembaga BM Al Itqon bersama Solo Peduli salurkan bantuan untuk bencana banjir di Kalimantan Selatan. Penyaluran bantuan dilakukan untuk warga terdampak di desa Tunggul Ireng, Pesayangan RT 05 Kecamatan Astambul, Kab.Banjar, Provinsi Kalsel diwujudkan dalam bentuk paket sembako berupa beras, sarden,gula, abon, minyak goreng sejumlah 100 paket untuk 100 kk.
“Terimakasih kami haturkan kepada BM Al Itqon dan Solo Peduli atas bantuanya, ini sangat membantu warga kami dimasa pemulihan ini. ucap Rifa'i ketua RT Tunggul Ireng.
Kami haturkan pula terima kasih jazakumullah khoiron kepada para donatur yang telah berdonasi untuk bencana banjir kalsel. Semoga Allah Swt memberikan balasan kebaikan yang lebih besar dan lebih banyak.

Selasa, 29 Oktober 2019

BERBAGI BAHAGIA BERSAMA ANAK YATIM, BM AL ITQON KEMBALI SALURKAN PROGRAM 1 KELUARGA 1 YATIM




BERBAGI BAHAGIA BERSAMA ANAK YATIM, BM AL ITQON KEMBALI SALURKAN PROGRAM 1 KELUARGA 1 YATIM
Sabtu, 26 Oktober 2019
Karanganyar- Yayasan BM Al Itqon Karanganyar kembali salurkan program 1 keluarga 1 yatim. Program ini merupakan program 1 keluarga menjadi orang tua asuh 1 anak yatim, untuk membantu biaya pendidikannya secara rutin setiap bulan. Kegiatan dilaksanakan pada hari sabtu 26 Oktober 2019 bertempat di warung tengkleng tobat lalung karanganyar. Sebanyak 42 anak yatim menerima manfaat dari program ini.
Kami haturkan terima kasih kepada seluruh keluarga donatur yang telah ikut berpartisipasi dalam program ini. Tak lupa kepada Bu Suliyah dan Pak Freedy selaku pemilik warung tengkleng tobat yang telah ikut berpartisipasi dan peduli sehingga kegiatan ini bisa berjalan. Semoga allah swt membalas dengan kebaikan yang lebih besar dan lebih banyak.(fajar/bmalitqon/kra)

Kamis, 10 Oktober 2019

BM AL ITQON AJAK YATIM BERWISATA

BM AL ITQON AJAK YATIM BERWISATA
Karanganyar 29 September 2019
Alhamdulillah Acara Wisata Bareng Anak Yatim dan sekaligus pemberian Santunan  berjalan dengn lancar. bertempat di buper sekipan tawangmangu. peserta yang hadir 50 Anak Yatim.
Terimakasih kami sampaikan kepada para donatur yg telah membantu program acara tersebut. Semoga Allah SWT memberikan Keberkahan yg berlimpah ruah. Aaamiin Ya Rabb.
bagi Yang Ingin berpartisipasi dalam program ini silahkan datang ke kantor BM Al itq

on jalan Muwardi no 21 cangakan karanganyar atau telp ke 0271 649 7011

YUK SEDEKAH


sudah dipahami secara umum bahwa kaum muslimin hidup di dunia ini hanya sementara, ada perjalanan yang lebih panjang yakni perjalanan akhirat.

Maka sudah mafhum pula bahwa seyogyanya kita mempersiapkan bekal untuk mengarungi perjalanan panjang itu. Apa bekal yang harus disiapkan itu? Benar sekali, ibadah dan amal shalih.

Maka sudah semestinya kita mengisi waktu dam sisa umur yang ada dengan berbekal amal kebaikan untuk menghadapi kehidupan yang panjang itu. Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr’: 18)

Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata:

 حاسبوا أنفسكم قبل أن تحاسبوا، وانظروا ماذا ادخرتم لأنفسكم من الأعمال الصالحة ليوم معادكم وعرضكم على ربكم

“Hisablah diri kalian sebelum dihisab, perhatikanlah apa yang sudah kalian simpan dari amal shalih untuk hari kebangkitan serta (yang akan) dipaparkan kepada Rabb kalian” (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim).

Ikhwah fillah, mengingat persinggahan di dunia ini begitu singkat sudah barang tentu manusia harus pandai memanfaatkan waktunya. Jangan sampai ia menunda-nunda amal shalih yang sebenarnya bisa ia kerjakan dengan segera.

 عَنْ ابْنِ عُمَرْ رضي الله عَنْهُمَا قَالَ: أَخَذَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم بِمَنْكِبَيَّ فَقَالَ: كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيْبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيْلٍ. وَكاَنَ ابْنُ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا يَقُوْلُ: إِذَا أَمْسَيْتَ فَلاَ تَنْتَظِرِ الصَّبَاحَ، وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلاَ تَنْتَظِرِ الْمَسَاءَ، وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ، وَمِنْ حَيَاتِكَ لِمَوْتِكَ

Dari Ibnu Umar radhiallahuanhuma berkata: Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam memegang pundak kedua pundak saya seraya bersabda: Jadilah engkau di dunia seakan-akan orang asing atau pengembara“, Ibnu Umar berkata: Jika kamu berada di sore hari jangan tunggu pagi hari, dan jika kamu berada di pagi hari jangan tunggu sore hari, gunakanlah kesehatanmu untuk (persiapan saat) sakitmu dan kehidupanmu untuk kematianmu“ (HR Bukhari).

Di sisi lain, kita pun harus sadar bahwa apa yang ada pada diri kita hanyalah titipan, sebab semuanya itu adalah milik  Allah. Bukankah dalam setiap shalat ayat ini senantiasa kita lantunkan dalam doa iftitah?

 إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

"Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku semata-mata karena Allah Tuhan semesta alam)" (Qs Al-An'am 162).